Pernahkah kita merasa bahwa Hidup itu terkadang tidak adil ?
jika ya. mari kita telusuri kembali sebenarnya siapa yang salah dalam ketidakadilan tersebut.
kehidupan?
lingkungan?
pilihan hidup?
orang lain?
atau mungkin diri sendiri?
jawabannya adalah diri sendiri.
mengapa?
Mari kita ingat kembali semua pengalaman yang telah kita lalui. baik itu pengalaman yang menyenangkan maupun pengalaman yang menyedihkan atau bahkan menyakitkan.
lihat apa yang sering kita lakukan,
kita selalu baik, ramah dan terbuka dengan kebahagiaan, kesenangan dan kita selalu ingin mendapatkan semua dan segala sesuatunya yang terbaik. (menurut saya itu wajar)
tapi...
pernahkah kita bersikap hal yang sama dengan kesakitan, penderitaan, kesedihan, kehilangan??
TIDAK. pasti kita menolaknya. sadarkah kita bahwa itu adalah sebuah ketidakadilan yang kita ciptakan untuk diri sendiri?
hidup itu bagaikan roda yang berputar kadang dibawah terkadang diatas. kita tidak pernah tahu kapan itu terjadi, bisa hari esok, satu jam kemudian atau mungkin satu menit setelah anda melangkah dan menutup ponsel anda.
ketika kesakitan,penderitaan, kesedihan, kehilangan dll datang kita menolaknya, kita memusuhinya,
seakan-akan kita mengatakan
" aku tidak ingin melihat mu"
" aku tidak ingin bertemu dan terlibat dengan mu"
" aku hanya mau kesenangan, kebahagiaan"
pertanyaan saya, jika kita selalu ingin kebahagiaan dan kesenangan, kapan kita belajar?
kapan kita mengasah kemampuan kita?
kapan kita belajar berfikir maju dan bijaksana?
mereka datang dalam hidup kita bukan untuk mebuat kita hancur tapi mereka datang untuk mendidik kita agar menjadi lebih baik. mereka adalah guru.
kita sukses ataupun hancur bukan karena mereka, tapi karena sikap kita sendiri, kita yang memilih untuk kalah, hancur, dan putus asa.
kutipan bijak :
" jika hidup kita, kita tidak pernah bertemu dengan kegagalan, maka itu akan terlihat sangat menggiurkan.
tapi maaf kita tidak pernah berkembang karena kita tidak pernah belajar apapun."
semoga semua makhluk berbahagia. :-)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar