Translate

Rabu, 26 Februari 2014

biarlah..


  • terkadang ada orang yang baik pada mu hanya karna mempunyai keperluan pada mu, bersyukurlah berarti kau masih berguna bagi orang lain.
  • terkadang ada orang yg memarahi mu hanya karna masalah kecil, bersyukurlah, berarti orang tersebut memperhatikan dan peduli pada mu.
  • terkadang ada orang yang melontarkan perkataan kasar dan bertindak kasar pada mu, bersyukurlah, karna orang itu membuat mu faham bahwa tindakan yang ia lakukan dapat menyakiti perasaan orang lain, dan itu akan mencegah diri mu untuk berbuat hal yang sama kepada orang lain.
jika anda telah berbuat baik pada seseorang dimasalalu kemudian ia menyakiti anda pada saat ini, jangan pernah menyesal karna telah pernah berbuat kebaikan pada orang yang telah menyakiti anda.
karna jika anda tulus menolongnya, maka anda tidak membutuhkan balasan atau pamrih. menolong orang bukan karena kita juga ingin di tolong oleh mereka, menolong karna memang ingin menolong. jauh lebih mulia. dari kecil bukankah kita telah diajarkan bahwa menolong orang itu harus ikhlas dan tanpa pamrih jangan berharap menerima imbalan.
jadi, mau orang itu baik atau tidak pada kita, jika orang itu sedang membutuhkan pertolongan dan bantuan kita, bantulah karna anda ingin membantu, tolonglah karna anda ingin menolong.
maka ketika mereka menyakiti anda dimasa yang akan datang, anda tidak perlu menyesali perbuatan baik yang pernah anda lakukan padanya.

terimakasih telah meluangkan anda untuk membaca tulisan saya.

semoga kita semua selalu berbahagia.
semoga semua makhluk berbahagia.
:-)

Sabtu, 22 Februari 2014

pernahkah anda???dan mungkinkah itu??

pernahkah anda melakukan kesalahan yang membuat anda menyesal sangat amat mendalam. hingga anda ingin memutar waktu. untuk mengulanginya??? atau memohon sang waktu untuk kembali ke masa dimana anda berbuat kesalahan itu dan memperbaikinya. atau bahkan memohon pada tuhan untuk menghapus kesalahan itu dan berharap semua itu tidak terjadi.atau berfikir "kenapa dulu saya begitu ya,coba dulu saya tidak begitu "???? kalau ya... cukup hentikan permohonan.anda yang tidak rasional itu. 
setiap manusia pasti pernah berfikir seperti itu. 
tapi anda tahu itu sesuatu yang "MUSTAHIL " 
meskipun anda memohon,meminta,menangis,meratap,berteriak sekalipun itu tidak akan pernah terjadi. 
waktu pun tidak akan pernah mengijinkan itu terjadi 
mungkin ini terlihat kejam. kalau saya katakan memang karna ini kenyataan. 
tapi tahukah anda maksud dari semua itu??? 
saat kita menyadari kalau kita salah. seharusnya kita belajarlah dari kejadian itu (saya tidak pernah menyarankan anda untuk belajar dari kesalahan ) tapi yang saya maksud adalah coba anda cari apa penyebab dari kesalahan itu pelajari bagaimana penyelesaiannya dan jangan ulangi kesalahan itu lagi. sulit??? memang. tapi itu lebih baik daripada memohon yang tidak mungkin terjadi. 
meskipun kita tidak bisa mengulang bahkan menghapus kesalahan kita setidak nya kita bisa MEMPERBAIKI sikap kita dan mental kita. kita juga diberi keasempatan untuk jadi lebih BIJAKSANA lebih teliti dan hati hati. coba bayangkan jika permohonan anda terwujud.anda tidak akan pernah belajar apapun. anda tidak mendapat kesempatan untuk membangun mental anda. dan kehilangan kesempatan untuk menjadi bijaksana. saat kita ditempa oleh pengalaman bahkan masalah seberat apapun itu. YAKIN dan PERCAYALAH bahwa pada saat itu lingkungan ingin berwelas asih kepada anda. ia ingin mengajarkan sesuatu yang berharga pada anda. ia ingin MENDIDIK anda menjadi orang yang BERKUALITAS. jadi jalani saja dengan lapang dada. kita memang tidak dapat mengubah keadaan tapi kita bisa dan selalu biisa merubah dan mengarahkan persepsi dan cara pandang kita terhadap sesuatunya. 

mungkin itu yang bisa saya bagikan kepada anda 
terimakasih telah meluangkan waktu anda untuk membaca tulisan ini.
semoga kita semua berbahagia.
semoga semua makhluk berbahagia.
:-)

TEORI HEADSET KEHIDUPAN (teori yang begitu fleksibel)

hai...
pada kesempatan kali ini saya ingin membagikan sesuatu hal yang saya dapat hari ini kepada anda semua, tidak perlu seriun, saya hanya ingin berbagi kisah saya hari ini pada anda. , saya tidak tahu harus memberi judul apa pada cerita saya kali ini, tapi sepertinya saya akan memberikan judul: 
"TEORI HEADSET KEHIDUPAN (teori yang begitu fleksibel)"

berikut cerita saya:
siapa sih yang tidak punya headset???
semua pasti punya kan, kalau pun belum punya -silahkan beli he..he..he, tidak saya hanya bercanda- tentu anda pernah menggunakan headset bukan??
pasti tahu fungsi dan bagaimana bentuk headset..
iya to???
setiap sore terkadang saya melakukan jalan santai atau joging, dengan menggunakan kaos, celana training dan tak lupa headset selalu di telinga.
pemandangan sore hari sudah pasti ramai karna kebetulan saya jogingnya pada jam pulang kerja. sungguh banyak kendaraan berlalu lalang di jalan raya. ada mobil, motor, dan sebagainya, ada aja orang yang terkadang bermain gitar di depan toko atau tongkrongan.
tapi saya sungguh tidak mendengar suara apapun selain suara pikiran saya, dan suara musik yang saya dengarkan melalui headset yang saya gunakan.
saya melihat sekeliling saya, dan bergumam dalam hati : " rame banget ya jam segini, tapi santai aku nda dengar apa2 kok, fokus aja ke langkah dan musiknya."
sesekali saya melihat orang berkata ke arah saya sambil tertawa kecil,terkadang saya berfikir :" mereka ngomogin apa sih, kok liat ke aku trus ketawa2??."
tapi kembali lagi saya berfikir, " sudah fokus ke langkah dan musik, toh juga aku kan nda denger apa yang mereka bilang, untuk apa dipikirkan, apa lagi sampai tersinggung dan marah??".
sesekali juga saya melepas headset saya, hanya sekedar ingin mendengarkan suara lingkungan yang sedang berlangsung.
" duh..rame banget"
ketika melakukan itu, saya terfikir sesuatu hal..
wah..ini sama dengan apa yang sering terjadi di sekitar kita, terkadang banyak orang yang melemparkan kritikan pedas ke kita dengan tujuan menjatuhkan kita.dan berharap kita akan jatuh ,dan semakin jatuh dalam keterpurukan.
orang2 yang tidak senang dengan kita, mereka yang membenci kita dengan alasan mereka.mereka senang melihat jika orang lain susah.
saran saya, jika itu menjatuhkan anda, dan membuat anda semakin buruk, atau dapat membuat anda memunculkan niat buruk. saat itulah pakai headset anda, atau saya katakan tutup telinga anda dengan headset anda. tidak usah mendengarkan kata2 mereka.fokus saja dengan musik kehidupan anda...toh mereka kan hanya menilai sesaat, mereka juga tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi dalam hidup kita. so biarkan saja mereka berlalu...
tapi
jika ada seseorang memberikan anda saran, yang baik, dan membangun memberikan anda motivasi, yang dapat membuat anda semakin baik,dan semakin baik lagi,
cobalah melepaskan headset anda sebentar.dan dengarkan apa yang mereka katakan.
sebentar saja, kita mendengarkan musik indah milik orang lain, agar kita tahu banyak musik musik indah milik orang lain...sebentar saja.
karna apa??ingat headset juga dapat membahayakan anda.
bayangkan jika anda tidak mau melepaskan headset anda, ingat gendang telinga anda juga bisa rusak. anda bisa saja menjadi tuli karnanya.
sama seperti lingkungan. kalau kita terus menerus tidak mau mendengarkan orang lain padahal itu dapat membuat kita baik, kita dapat menjadi orang bodoh, yang ilmunya hanya jalan ditempat saja.
gunakan kebijaksanaan anda, pergunakanlah dengan baik headset kehidupan yang anda punya. pakailah disaat yang menurut anda tepat.

saya juga punya pengalaman sewaktu saya masih sekolah.
di kelas ketika istirahat, saya terkadang menggunakan headset, karna apa? terkadang dikelas ada beberapa teman saya yang mendengarkan musik dengan keras.
ketika itu saya berpandangan keliru, saya hanya ingin mendengarkan musik yang ada di tab saya. saya tidak mau mendengarkan musik lain selain musik yang saya tahu!!!
tapi kemudian saya terdiam dan berkata :" dasar bodoh kamu.. musik itu sudah ratusan kali kamu dengar, di rumah, ngapain kamu dengerin lagi, tuh banyak musik bagus yang belum kamu tau.kalau kamu hanya mau mendengarkan musik yang di tab mu doang, otomatis lagu yang kamu tahu ya itu2 aja. mana bisa kamu tau musik lain, padahal mungkin ada musik yang lebih bagus daripada yang ada di tab mu.."- kata2 yang terlintas di fikiran saya, menegur diri saya sendiri yang berpandangan keliru-
segera, saya lepas headset saya, saya lanjut mengerjakan tugas saya-karna saat itu saya sambil mengerjakan tugas saya-
saya dengarkan beragam macam musik yang di putar oleh teman saya..
ada musik metal, ada scream, ada pop, ada lagu galau, ada lagu yang happy,ada lagu korea, macam2 pokoknya.
well saya senang dan saya menikmatinya...
"oh ternyata ada toh lagu itu"
dan jika saya suka. saya akan langsung meminta lagu itu untuk di kirim ke ponsel saya, dan tentu saja ini menambah koleksi lagu saya."
saya hanya berfikir ini sama dengan kehidupan kita.
jika kita tidak mau mendengarkan saran orang lain, kita tidak pernah mau menerima cara pandang orang lain, maka apa yang kita tahu hanya itu2 saya, tidak berkembang, tidak meluas, yang kita tahu ya hanya itu2 saja.
padahal mungkin saja banyak sekali pengalaman, ilmu,pelajaran yang menarik, bagus, positif yang kita lewatkan, hanya karna headset yang tidak bisa kita gunakan secara tepat dan benar.
disatu sisi headset anda dapat melambangkan kebijaksanaan anda, jika itu dapat digunakan dengan benar, dan tepat.
tapi di satu sisi juga headset itu dapat melambangkan ke-egoisan anda, jika anda tidak dapat menggunakannya dengan benar dan tepat
tergantung anda, semuanya kembali pada anda.

jujur, dulu saya sangat tidak suka sama yang namanya "MEMBACA"
tapi waktu itu saya pernah meminjam sebuah buku dari sahabat saya.
dan wow..itu merubah cara pandang saya dalam segala hal.
ini gunanya membaca, kita sama seperti mendengarkan cerita orang itu tentang pengalamannya secara visual.- tentu saja di sini saya membicarakan buku2 yang positif yang bersifat membangun-
jika menurut anda buku atau suara yang anda rasa itu mengganggu anda, karna dapat membuat anda menjadi tidak baik anda bisa menutup buku itu, menggunakan headset anda.
tapi jika buku yang sedang anda baca atau suara yang sedang anda dengarkan adalah sesuatu yang baik dan dapat membuat anda semakin baik, maju,berkembang dan sukses, tidak ada salahnya anda membacanya, dan melepaskan headset anda untuk sementara...


ini hanya sekilas dari pengalaman saya,saya hanya ingin berbagi, semua kembali kepada anda masing2.
jika menurut anda apa yang saya bagikan kepada anda, tidak baik untuk anda atau tidak bermanfaat bagi anda, silahkan pakai headset anda.dan dengarkan musik yang ingin anda dengar.
tapi jika anda merasa apa yang saya bagikan kepada anda, ada manfaatnya bagi anda silahkan lepaskan sebentar saja headset anda. dan dengarkan musik dari saya.

terimakasih atas waktu anda untuk membaca tulisan saya.
semoga kita semua berbahagia.
semoga semua makhluk berbahagia.

Senin, 17 Februari 2014

kisah petani kebijaksanaan.

hari ini saya belajar sesuatu dari apa yang saya lihat hari ini, namun kali ini saya ingin membuat suatu ilustrasi untuk menyampaikannya pada anda.
dikisahkan,di sebuah desa, hiduplah 2 (si a dan si b) orang pemuda yang hidup bersebelahan, pemuda ini hidup dalam keadaan yang susah.
di depan rumah kecil mereka terdapat lahan yang cukup luas dan subur untuk ditanami tanaman.
suatu hari datang seorang pengusaha sukses dari kota untuk melihat proyek perusahaannya di desa tersebut. tanpa sengaja pengusaha sukses ini melihat rumah mereka dan merasa kasihan serta ingin mencoba membantu mereka.
keesokan harinya,
pengusaha sukses ini datang ke rumah mereka masing-masing.
di rumah si a pengusaha ini memberikan sekeranjang penuh beraneka macam bibit tanaman, ada pohon mangga,durian, jambu,manggis, buah naga, dan lainnya.
tidak hanya bibit buah-buahan pengusaha ini juga memberikan beraneka ragam bibit sayuran dan bunga-bungaan.
melihat kebaikan si pengusaha, si a menerima dengan senang hati.dan sangat berterimakasih.
kemudian si pengusaha berkata :
"lakukan sebaik mungkin apa yang bisa dan yang kau mampu lakukan,kelak dengan kecerdasa,keuletan,dan kesabaranmu kau bisa menjadi seperti ku"
si a dengan senang hati menerima wejangan sang pengusaha.

kemudian pengusaha sukses beranjak ke rumah si b.
dan memberikan sekeranjang penuh aneka bibit yang sama dengan apa yang diberikan oleh si a.
dan dengan terheran-heran, si b berkata: " pak,untuk apa bapak memberikan saya bibit-bibit ini pak?".
pengusaha sukses :"kau tidak mau menerima ini? saya ingin membantu anda"
si b :  "pak, jika bapak ingin membantu saya, jangan memberikan bibit2 ini pak"
pengusaha :" jadi,bagaimana agar saya dapat membantu anda?".
si b : " jika bapak ingin membantu saya, bapak dapat memberikan sejumlah uang pada saya"
pengusaha :" oh begitu..,"
kemudian si pengusaha memberikan sejumlah uang pada pemuda b.

3 tahun telah berlalu.
saat sang pengusaha datang kembali ke desa itu, ia bertemu kembali dengan 2 pemuda tersebut.
si a kini telah menjadi seorang pengusaha, ia mempunyai toko bunga di kota, menjadi supplier buah dan sayur untuk supermarket besar di kota,dan bahkan ia mempunyai supermarketnya sendiri.
si a: " pak terimakasi banyak atas segala kebaikan bapak, jika pada saat itu yang bapak berikan pada saya adalah uang, mungkin saya tidak akan pernah belajar, kesabaran,keuletan,perjuangan, dan rasa bangga terhadap pencapaian atas usaha saya pak....sekarang saya mengerti maksud bapak."
sang pengusaha hanya tersenyum.

kemudian sang pengusaha beranjak untuk menemui pemuda b.
setelah bertemu, sang pengusaha bertanya :" hai pemuda, bagaimana hidup mu selama 3 tahun ini ,apakah sejumlah uang yang saya berikan benar-benar dapat membantu mu??
si b : " tidak pak, saya semakin terpuruk dengan uang itu, saya berfoya-foya menghamburkan uang pemberian bapak demi kesenangan sementara semata,jika saja saya menerima bibit2 pemberian bapak waktu itu, mungkin saya akan menjadi sukses seperti si a.
sang pengusaha dengan tenang, mengeluarkan beberapa bibit buah-buahan dari saku jasnya, dan memberikannya kepada si b."
sambil berkata :" ketahuilah nak, bukan saat kau memutuskan untuk memilih antara bibit atau uang. kau tidak salah.
saat kau memilih uang, kau masih tidak salah.
si b :" lalu apa yang salah pak?."
pengusaha : yang salah adalah pilihan mu saat mempergunakan uang itu. kau tidak menggunakan uang itu secara bijak, apapun yang kau punya materi, ilmu, kekayaan, atau bahkan bibit sekalipun, jika kau gunakan secara bijak,maka itu akan dapat mendatangkan kebaikan terhadap mu.
jangan menyalahkan sesuatu yang berada diluar diri. itu tidak akan membantu, lebih baik kau introspeksi diri dan rubahlah cara pandang mu.
sekarang ambilah bibit ini dan belajarlah menanam kesuksesan,pupuklah dengan kesabaran,keuletan,kebijaksanaan.
ketahuilah nak, 10 tahun yang lalu saya hanya seorang petani sayur kecil yang hidup serba kekurangan. namun setiap hari, setiap saya menanam, saya selalu memperhatikan apa yang saya tanam, buah yang segar dan manis, semuanya berawal dari sesuatu yang kecil, yaitu bibit.namun dengan kesabaran dan keuletan yang saya pupuk setiap hari. ia menjadi buah-buahan yang manis. dan bibit kecil itulah yang mengajarkan dan mengantarkan saya menjadi sukses."

mendengar hal itu si b hanya tertegun.
si pengusaha pun melanjutkan perkataannya :" belajarlah dari sekeliling mu, dan dari apa yang sedang kau kerjakan, pikirkanlah secara bijak nak."
 dan pengusaha itu pun beranjak pergi.

~*~*~*~*~ teman saya harap apa yang saya ilustrasikan dapat anda pahami~*~*~*~*~
belajarlah dari lingkungan, dari sekeliling kita, belajarlah dengan bijak, jika itu sesuatu yang baik, ambil dan pelajari, tapi jika itu bukanlah sesuatu yang baik, tinggalkan.
semua itu perlu proses..pupuk lah sesuatu yang baik mulai saat ini, dan petiklah manisnya buah dari kebaikan yang kita tanam dikemudian hari....

(terimakasih untuk orang-orang yang telah menginspirasi saya untuk membuat tulisan dan ilustrasi ini, bapak dan ibu penjual gorengan di dekat rumah saya,yang meskipun hidupnya sederhana tapi sangat piawai memanfaatkan pohon sukun yang ada di depan rumahnya)

terimaksih untuk anda yang telah meluangkan waktu anda untuk membaca tulisan saya ini.

semoga kita semua berbahagia.

semoga semua makhluk berbahagia.

:-)

cermin diri

kalau melihat keburukan atau kesalahan orang lain cobalah untuk jangan dijadikan topik pembicaraan (gosip) belum tentu orang itu seperti yang anda persepsikan. alangkah baiknya jika ketika melihat kesalahan atau keburukan/kejelekan orang lain kita jadikan sebagai bahan introspeksi diri. tanyakan pada
diri anda sendiri :"apakah saya pernah melakukan hal yang seperti itu?" jika iya dan kita sadar bahwa hal itu tdk baik ya jangan di lakukan lg. jika tdk pernah ya jangan sampai melakukannya. dan seharusnya berterima kasihlah pada orang yang berbuat kesalahan itu,karna ia telah menunjukkannya kepada anda. karna jika kita tdk pernah tahu kesalahan maka, kita juga tidak tahu mana yang benar, yang seharusnya kita lakukan.

duh...cukup!!! jangan dramatis deh!!

benar tidak menurut anda, ketika seseorang sedang menghadapi suatu masalah, ada beberapa orang atau bahkan rata rata orang yang besikap dramatis????

pernah mendengar lagu bad day???
"They tell me your blue skies fade to gray"
"They tell me your passion's gone away"
"You tell me your life's been way off line"

pesimis,dramatis..
terkadang ketika kita dihadapkan pada suatu masalah atau persoalan baik masalaj kecil atau besar,kita akan berfikir itu adalah suatu yang sangat buruk.seakan akan kitalah orang termalang di dunia,hidup hancur dan sebagainya.

pertnyaan saya: benarkah seperti itu??? tdk kah kita melihat di sekeliling kita ada orang lain yang justru punya masalah yang jauh lebih parah dari kita?
lupakah kita cara untuk bersyukur??

alangkah baiknya jika, ketika kita dihadapkan pada suatu masalah atau persoalan yang bahkan menyudutkan kita pun,seharusnya kita bersyukur.
kenapa? 
karna pada saat itulah kita dapat belajar arti dari berlapang dada,keikhlasan,ketelitian,kesabaran kearifan,kebijaksanaan, pengalaman baru,dan hal hal mengenai suatu pembelajaran yang bersifat positif.dan ini akan merubah persepsi dan paradigma kita menjadi " ketika kita di hadapkan pada suatu persoalan dan masalah sulit sekalipun,kita adalah orang yang paling beruntung di dunia.

kita bayangkan saja.
seandainya dlm hidup kita tdk pernah mendapatkan masalah,dan semua yang kita mau dapat kita raih tanpa hambatan sedikit pun,itu memang menyenangkan, menggiurkan
tapi ingat,anda tdk akan pernah belajar apapun dari hdp anda.

apa yang terkadang menghambat kita?
siapa yang dari kita semua yang tdk pernah melakukan hal berikut ini :
NATO( no action talk only)
NARO( no action review only)
NADO(no action dream only)
NACO(no action concept only)
NABO( no action briefing only)
NAMO( no action meeting only)
NASO( no action strategy only)
NAPO ( no action plan only )

jika kita sadar kita pernah melakukan salah satux.maka,
tdk ada alasan untuk menyalahkan orang lain.

bagaimana diri anda, andalah yang tahu dan mengenalinya.

SWOT

ada sebuah pengalaman yang bagi saya sangat inspiratif.entah itu menarik atau tidak bagi anda saya tidak tahu,tetapi setidaknya,mungkin kita semua akan mendapatkan suatu pelajaran.
saya akan langsung bercerita intinya saja,karna jika saya menceritakannya mungkin akan terlalu panjang untuk dituangkan kedalam sebuah tulisan.

2hari yang lalu.ada sesuatu yang saya sadari.
semua orang pasti punya kelebihan dan kekurangan, termasuk anda dan saya sendiri.siapapun kita,meskipun anda memiliki sebuah jabatan yang tinggi. because,no body perfect!!!! ya kan???

well,kalau dalam bisnis atau marketing,kita mengenal yang namanya SWOT 
yaitu: 
Strength (kekuatan)
Weakness( kekurangan/kelemahan)
Opportunity(peluang)
dan
Treat(ancaman)
ok,pernahkah anda mendengar seseorang yang selalu bahkan setiap waktu mengeluh-eluhkan kekurangannya??? saya rasa pasti pernah.bahkan anda dan saya sendiri pun pasti pernah mengeluhkan kekurangan yang kita miliki,benar kan???
apakah itu sebuah masalah??
sebenarnya kalau dikatakan masalah.iya,benar itu masalah anda yang tidak dapat menerima diri anda apa adanya. tapi satu sisi saya fikir itu juga hal yang sangat manusiawi kok.
hal itu dapat terjadi pada setiap individu.bahkan terjadi pada atasan anda.
tapi saya hanya berfikir,kalau saya selalu mengeluhkan kelemahan saya,saya tidak akan pernah berkembang.

menurut pengamatan saya,
ada orang yang dapat segera mencari solusi untuk kelemahan mereka.tanpa banyak mengeluh-eluhkan apa yang menjadi hambatan.itu hal yang hebat.

tapi ada juga orang yang tidak dapat segera mencari solusi.mereka perlu pengalaman yang lebih.itu hal yang wajar dan lebih baik daripada mengeluh,mengomel dan menyalahkan orang lain. right??

ada pula orang yang di satu sisi ia berusaha memperbaiki atai mencari jalam keluar untuk mengatasi kelemahannya.dan disatu sisi lagi ia mencoba mengemas kelemahannya sesemikian rupa menjadi kekuatannya(strength) dan dengan sedikit saja sentuhan keajaiban kreatifitas ia akan dapat menciptakan peluang (opportunity).inilah orang yang luar biasa hebat.

sekali lagi saya tekankan pada anda semua orang pasti punya kelemahan.but disatu sisi setiap orang pasti punya KELEBIHAN, kemaslah kelemahan (weakness) anda dengan KELEBIHAN (strength) anda.
dan ciptakan peluang(opportunity) anda dengan keunikan yang anda miliki.

so,apapun kelemahan yang saya dan anda miliki jangan terlalu berkecil hati dan mengeluh-eluhkannya.berbesar hatilah mendengarkan saran dan kritik dari orang lain ,jika menurut anda kritik itu bersifat kokstruktif(membangun). jika kritik itu bersifat destruktif(menjatuhkan) anda.anda tidak perlu repot.tutup saja telinga anda.bereskan...hehe
jelilah terhadap pengalaman anda.ambilah slalu pelajaran dari pengalaman anda .yakinlah terhadap kemampuan dan diri anda sendiri,jika punya tekad pasti timbul kemauan.jika punya kemauan pasti akan bertindak dan jika sudah bertindak anda pasti dapat mengubah sesuatu yang tadinya tidak mungkin menjadi mungkin.

mengapa?
ya,karna ini hidup,dalam hidup apaun bisa saja terjadi.

Rabu, 12 Februari 2014

"aku tahu itu,dan AKU- lah yang BENAR,kau yang SALAH."

suatu ketika di sebuah rumah cetya, ada 3 orang pemuda sebut saja a,b dan c 3 orang pemuda ini ketika memasuki cetya tersebut melihat sebuah rupang/pratima.
kemudian si a berkata :" itu rupang bodhisatva ksitigarba.saya tahu itu"
si b hanya diam melihat si a,kemudian 
si c berkata :" bukan,sok tau kamu, itu rupangnya ti chang wang phu sa, saya tahu itu"
si b tetap diam tidak bergeming.dan hanya menatap 2 sahabatnya yang mulai berdebat karna menganggap bahwa diri merekalah yang benar.
si a berkata :" kamu itu dikasih tau kok ngeyel... itu rupangnya ksitigarba tau..aku tahu itu, AKU-lah yang BENAR".
si c berkata :"bukan aku yang ngeyel, kamu yang salah, yang benar itu rupangnya ti chang wang phu sa, aku tahu itu,dan AKU- lah yang BENAR,kau yang SALAH.
kemudia si c berkata :
hei b kenapa kamu daritadi diam saja???,menurut mu siapa diantara kami yang benar menyebutkan nama dari rupang itu??
si a atau aku??
bodhisatva ksitigarba atau ti chang wang phu sa???".
dengan tersenyum damai si b hanya berkata :" sahabat ku, diantara kalian tidak ada yang salah, kalian berdua benar.
hanya saja cara dan bahasa yang kalian pergunakan untuk menyebutnya yang berbeda,
sahabatku a kau mengucapkannya dalam bahasa sansekerta yaitu bodhisatva ksitigarba,sedangkan kau sahabat c kau mengucapkannya dalam bahasa mandarin, tapi pada intinya kalian menyebut satu hal yang sama.kalian sama-sama benar dan tidak ada yang salah sahabat ku".

*~*~*~ melihat dari cerita diatas ,bukankah tidak jarang kita seperti itu terhadap suatu filosofi atau ajaran, 
"aku tahu itu,dan AKU- lah yang BENAR,kau yang SALAH."
dan pada kenyataannya, kita sama-sama benar hanya saja kita selalu saling menyalahkan menganggap diri sendirilah yang BENAR dan yang lainnya SALAH,
mengapa demikian???
karna pengetahuan yang kita tahu hanya sebatas apa yang pernah kita lihat,kita dengar dan kita alami.toh kenyataanya, dunia itu luas pengetahuan itu banyak ada dimana-mana,cara pandang orang berbeda-beda,namun intinya sama.
bukankah kita lebih baik menjadi orang yang selalu ingin belajar,jadi kita tidak pernah menyalahkan orang lain dan membenarkan diri sendiri.
bukankah seperti itu lebih baik adanya.
banyak sekali perpecahan yang saya lihat yang pada mulanya satu.menjadi sangat banyak,hanya karna mempertahankan pendapat masing2, padahal semua itu sama.
tujuan yang sama.hanya saja caranya yang berbeda,bahasanya yang berbeda.seharusnya kita dapat menghormati pendapat orang lain.
kalaupun pendapat itu salah, bukan untuk diperdebatkan namun dicari solusinya.
untuk apa memperdebatkan sesuatu yang sebenarnya sama??.
kita sama-sama masih dalam proses belajar tidak ada salahnya kita membuka telinga kita mendengarkan pendapat dan pengalaman orang lain,kita(termasuk saya sendiri) masih bodoh, jadi masih perlu belajar,ingat dunia ini luas, alam itu luas, ilmu,pengetahuan,luas dan sangat banyak.jadi belajarlah untuk tidak terlalu cepat beranggapan "aku tahu itu,dan AKU- lah yang BENAR,kau yang SALAH."

semoga semua makhluk berbahagia.
sadhu. 

Sabtu, 01 Februari 2014

aku to' yang salah....

seiring berjalannya waktu, finally saya faham maksud dari pelajaran yang pernah disampaikan oleh guru2 saya di sekolah.
dulu semasa sekolah,
memang nilai2 saya lumayan baik, but jika saya lihat dengan apa yang saya pelajari di sekolah, dulu waktu sekolah saya bilang, "saya tdk ngerti apa2lah"
karna semua yang saya fahami di sekolah dulu dengan yang sekarang, sangat jauh berbanding terbalik dengan di lapangan, 360derajat pokoknya.
kenapa???
bukan gurunya yang salah..tidak!!! mereka tdk salah, justru mereka semua guru2 saya yg baik, sudah sangat berjasa untuk saya.
namun cara pandang saya saja yang keliru, belum tepat, karna masih memandang segalanya dari sudut pandang TEORI..
well, hanya teori, hapalan,ulangan.itulah siklusnya,
di tanya mengerti?? ya ngerti,tp mengerti hanya mereka-reka saja, saya kira tepat, saya fikir saya sudah mengerti, tapi ternyata saya salah..
sampai pada suatu hari, ini loh beneran praktek nya, ini loh bukti lapangan, ini loh KENYATAAN-NYA andreina...
jauh berbanding terbalik.

yang paling jauh bukti kekeliruan pemahaman saya ada di beberapa pelajaran mengenai, apa sih maksudnya realistis???, apa sih fokus itu????
awalnya saya anggap itu hal yang mudah..
tapi ternyata, itu yang buat saya gelabakan setengah mati, waktu praktek setelah lulus,

pemahaman saya tentang arti dari 2 kata itu (realistis & fokus) sangat jauh berbanding terbalik saat saya masih sekolah dan sekarang setelah lulus...

awalnya bekali-kali gagal mencoba,...
sampai saya bertanya pada diri saya sendiri, " kenapa kalau di sekolah nilai ku bgs, tp bukti lapangan??, padahal sudah sama dengan yang di teori wkt sekolah???"
dan saya menjawaba pertanyaan saya sendiri,"Karna pemahaman lu salah ,bego"
saya yang salah, berkali-kali di kasih tahu sama kaka saya, tapi tetap bersikukuh mempertahankan statmen yang salah,..
tapi akhirnya saya sadar, pemahaman saya yang kurang tepat.
dan saya mulai berfikir,
berapa banyak sih masalah yang terjadi dalam hidup kita, seperti pertengkaran,permusuhan, putus asa, kegagalan,tak jarang itu semua terkadang di sebabkan oleh salah pengertian (pemahaman), salah faham dalam komunikasi,dan terlalu cepat menghakimi.
seberapa pintar dan tahu sih kita, tentang dunia??
tentang orang lain??
dunia itu jauh lebih luas ketimbang apa yang kita tahu...
jadi cobalah menelaah jauh lebih dalam dan lebih luas, agar semua permasalahan dan kesalahan kita di masa lalu tidak terulang kembali...

semoga kita semua berbahagia

semoga semua makhluk berbahagia.

:-)