Translate

Sabtu, 01 Februari 2014

aku to' yang salah....

seiring berjalannya waktu, finally saya faham maksud dari pelajaran yang pernah disampaikan oleh guru2 saya di sekolah.
dulu semasa sekolah,
memang nilai2 saya lumayan baik, but jika saya lihat dengan apa yang saya pelajari di sekolah, dulu waktu sekolah saya bilang, "saya tdk ngerti apa2lah"
karna semua yang saya fahami di sekolah dulu dengan yang sekarang, sangat jauh berbanding terbalik dengan di lapangan, 360derajat pokoknya.
kenapa???
bukan gurunya yang salah..tidak!!! mereka tdk salah, justru mereka semua guru2 saya yg baik, sudah sangat berjasa untuk saya.
namun cara pandang saya saja yang keliru, belum tepat, karna masih memandang segalanya dari sudut pandang TEORI..
well, hanya teori, hapalan,ulangan.itulah siklusnya,
di tanya mengerti?? ya ngerti,tp mengerti hanya mereka-reka saja, saya kira tepat, saya fikir saya sudah mengerti, tapi ternyata saya salah..
sampai pada suatu hari, ini loh beneran praktek nya, ini loh bukti lapangan, ini loh KENYATAAN-NYA andreina...
jauh berbanding terbalik.

yang paling jauh bukti kekeliruan pemahaman saya ada di beberapa pelajaran mengenai, apa sih maksudnya realistis???, apa sih fokus itu????
awalnya saya anggap itu hal yang mudah..
tapi ternyata, itu yang buat saya gelabakan setengah mati, waktu praktek setelah lulus,

pemahaman saya tentang arti dari 2 kata itu (realistis & fokus) sangat jauh berbanding terbalik saat saya masih sekolah dan sekarang setelah lulus...

awalnya bekali-kali gagal mencoba,...
sampai saya bertanya pada diri saya sendiri, " kenapa kalau di sekolah nilai ku bgs, tp bukti lapangan??, padahal sudah sama dengan yang di teori wkt sekolah???"
dan saya menjawaba pertanyaan saya sendiri,"Karna pemahaman lu salah ,bego"
saya yang salah, berkali-kali di kasih tahu sama kaka saya, tapi tetap bersikukuh mempertahankan statmen yang salah,..
tapi akhirnya saya sadar, pemahaman saya yang kurang tepat.
dan saya mulai berfikir,
berapa banyak sih masalah yang terjadi dalam hidup kita, seperti pertengkaran,permusuhan, putus asa, kegagalan,tak jarang itu semua terkadang di sebabkan oleh salah pengertian (pemahaman), salah faham dalam komunikasi,dan terlalu cepat menghakimi.
seberapa pintar dan tahu sih kita, tentang dunia??
tentang orang lain??
dunia itu jauh lebih luas ketimbang apa yang kita tahu...
jadi cobalah menelaah jauh lebih dalam dan lebih luas, agar semua permasalahan dan kesalahan kita di masa lalu tidak terulang kembali...

semoga kita semua berbahagia

semoga semua makhluk berbahagia.

:-)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar